Roti dan Lapis Surabaya
Untuk konsumsi sendiri, biasanya kita bisa menggunakan resep dengan banyak kuning telur. Atau menambahkan susu bubuk/cair ke dalam resep.
Roti yang empuk yang pernah saya buat, menggunakan 4 buah kuning telur untuk setiap 500 gram terigu yang digunakan. Dan Lapis Surabaya yang empuk dan padat, dianjurkan untuk menggunakan banyak kuning telur, mengurangi putih telur dan menghilangkan pemakaian emulsifier. Kelemahannya, hasil jadi penganan tidak akan bisa bertahan lebih dari 3 - 4 hari.
Akan tetapi, akan lain ceritanya jika kita membuat roti atau cake untuk diperjualbelikan.
Ada teknik tertentu yang digunakan para pengusaha cake dan roti untuk membuat produk mereka tetap lembut, empuk dan tahan lama yaitu dengan penambahan bahan kimia.
Untuk membuat roti yang empuk tanpa menggunakan begitu banyak kuning telur, anda bisa menambahkan bread improver. Dan untuk hasil jadi cake yang padat tapi lembut, bisa ditambahkan sedikit emulsifier.
Yang perlu diingat, penambahan emulsifier yang berlebih bisa mengakibatkan cake terlalu beremah, berlubang2 besar, dsb.
Lantas, emulsifier itu sendiri apa..?? Dia adalah bahan kimia berbentuk pasta yang digunakan sebagai campuran bahan dasar cake agar hasil akhir cake bertekstur lembut, spongy (berongga2 halus) dan empuk.
Sementara bread improver adalah bahan kimia berbentuk tepung yang fungsinya hampir mirip dengan emulsifier. Hanya saja dia digunakan untuk pembuatan roti.