Monday, August 22, 2005

Formalin

Formalin adalah sejenis bahan kimia yang biasa digunakan untuk “mengawetkan mayat”. Sayangnya, banyak oknum tidak bertanggung jawab yang menggunakannya untuk pengawet makanan. Bahaya ga sih formalin ini jika dikonsumsi..???

Formalin adalah nama dagang larutan formaldehid dalam air dengan kadar 30-40 persen. Di pasaran, formalin dapat diperoleh dalam bentuk sudah diencerkan, yaitu dengan kadar formaldehidnya 40, 30, 20 dan 10 persen serta dalam bentuk tablet yang beratnya masing-masing sekitar 5 gram.

Formalin merupakan bahan beracun dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Jika kandungannya dalam tubuh tinggi, akan bereaksi secara kimia dengan hampir semua zat di dalam sel sehingga menekan fungsi sel dan menyebabkan kematian sel yang menyebabkan keracunan pada tubuh.

Selain itu, kandungan formalin yang tinggi dalam tubuh juga menyebabkan iritasi lambung, alergi, bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker) dan bersifat mutagen (menyebabkan perubahan fungsi sel/jaringan), serta orang yang mengonsumsinya akan muntah, diare bercampur darah, kencing bercampur darah, dan kematian yang disebabkan adanya kegagalan peredaran darah.

Formalin bila menguap di udara, berupa gas yang tidak berwarna, dengan bau yang tajam menyesakkan, sehingga merangsang hidung, tenggorokan, dan mata.

Source: Uci - milis WRM

Posted by speciola at 03:49:48 | Permalink | No Comments »

Tips memilih tahu

Tahu adalah salah satu jenis makanan sehat yang digemari oleh sebagian besar penduduk Indonesia. Lalu bagaimana cara memilih tahu yang baik untuk dikonsumsi?

Tahu yang mengandung formalin dapat ditandai dengan :

  • Semakin tinggi kandungan formalin, maka tercium bau obat yang semakin menyengat; sedangkan tahu tidak berformalin akan tercium bau protein kedelai yang khas.
  • Tahu yang berformalin mempunyai sifat membal (jika ditekan terasa sangat kenyal), sedangkan tahu tak berformalin jika ditekan akan hancur.
  • Tahu berformalin akan tahan lama, sedangkan yang tak berformalin paling hanya tahan satu dua hari.
  • Tahu yang memakai pewarna buatan dapat ditandai dengan cara melihat penampakannya. Jika tahu memakai pewarna buatan, warnanya sangat homogen/seragam dan penampakan mengilap. Sedangkan jika memakai pewarna kunyit, warnanya cenderung lebih buram (tidak cerah). Jika kita potong tahunya, maka akan kelihatan bagian dalamnya warnanya tidak homogen/seragam. Bahkan, ada sebagian masih berwarna putih.

Source: Uci - milis WRM

Posted by speciola at 02:19:39 | Permalink | No Comments »

Tuesday, August 16, 2005

Nasi Goreng Phuket

Rasanya enak.. ga bleneg.. seger karena ada campuran nanasnya.. resep asli kuambil dari buku resep nasi gorengnya primarasa.. cuma bahan dan cara membuatnya aku modifikasi untuk hasil yang lebih sempurna (menurutkuuu…) ;)

Bahan:
800 gr Nasi
1 buah nanas, bersihkan, buang bagian tengahnya, potong2 spt mau bikin asinan
100 gr kacang polong, rebus, tiriskan
300 gr cumi, bersihkan, iris lebar 1,5 cm, goreng sebentar
250 gr udang kupas, goreng sebentar
2 buah tomat, buang biji, potong persegi kecil
1 buah paprika merah, buang biji, potong seperti tomat
1 bawang bombay ukuran besar, iris tipis
3 siung bawang putih, digeprek
3 sdm fish sauce
garam dan lada secukupnya
penyedap rasa (jika suka)
minyak goreng untuk menumis

Cara:

  • Panaskan minyak goreng. Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum.
  • Masukkan paprika, tomat, udang dan cumi serta kacang polong, aduk asal rata. Tambahkan kecap ikan (fish sauce), aduk asal rata. Tambahkan pula garam, lada dan penyedap rasa. Aduk rata.
  • Masukkan nasi, aduk2 sampe tercampur benar.
  • Tambahkan nanas, aduk2 sebentar. Angkat dan sajikan.

+/- untuk 6 orang

Tips:
1. menggoreng udang dan cumi cukup sampe berubah warna saja. jgn terlalu lama karena hasilnya cumi akan keras dan alot.
2. memasukkan nanas selalu terakhir. ini untuk menghindari hasil akhir nasi goreng yang “basah” karena pengaruh cairan yang keluar dari nanas.

Posted by speciola at 01:22:16 | Permalink | Comments (1) »

Tumpeng Nasi Goreng..??

Bisa ga yaa..?? Mana mungkin bisa…??? Apa iya bisa…???? Hmmm… :)

haloooo duniaaaaaa…

assalamu ‘alaikum…

selamat menikmati pagi yang cerah bersama reporter NCC yang cantik ini.. hehhehehehe…

hmmm.. tempo hari aku terima tantangan, untuk bikin tumpeng dari nasi goreng.. wuihhhh… tantangan yang berat, kata mba fat tempo hari waktu kuutarakan maksudku itu.. setelah diskusi panjang kali lebar, diputuskan untuk bikin tumpeng yang tidak tinggi, spt tumpeng aceh gitu.. tapi, tumpeng ini pun beresiko karena pada umumnya, nasi goreng memang sangat sangat sulit untuk dijadikan tumpeng.. knapa..?? karena nasi goreng itu kan “mawur”.. :))

nahhh… karena sangat tertantang, aku teteb nekad bikin tumpeng dari nasi goreng.. untuk jenis nasi goreng, aku bikin nasi goreng phuket/thailand.. knapa..?? karena beberapa pertimbangan tentu saja.. antara lain:

1. dia tidak pedas dan tidak pake kecap (bosen jek bikin nasi goreng pake kecap muluw.. STD buaget kesannya.. hehehhehe…)

2. dia pake fish sauce alias kecap ikan yang cukup “lengket”.. shg menurut prediksi aku, si kecap ikan ini cukup untuk mengikat nasi goreng yang aku buat..

3. campurannya unik.. karena ada tambahan nanas didalamnya.. jadi, buat aku, jenis nasi goreng ini ga bikin bleneg binti eneg..

4. bumbunya ga nyusahin.. ga perlu ngulek2, cukup diiris2… pas bener buat gue yang lagi males masak tapi “dipaksa” masak… hihihihiihihi…

oke.. atas keempat pertimbangan diatas, jadilah aku bikin itu nasi goreng bersama beberapa orang temenku…

dannnn.. setelah melalui perjuangan singkat.. hihihihii.. ga panjang karena bikinnya gampang dan cepat… jadilah itu tumpeng dengan cantiknya.. dan dinobatkan jadi tumpeng terbaik..

salam kuliner..

Posted by speciola at 01:18:32 | Permalink | No Comments »

Thursday, August 11, 2005

Muffin Pandan Kukus

Muffin kok dikukus..!!! Eh, Tapi ga ada salahnya dicoba kan..?? Dan ternyata, hasilnya ga mengecewakan.. Ga kalah lho dengan muffin yang dipanggang…

bahan:
275 gr terigu
1 sdt baking powder
1/2 sdt soda kue
2 butir telur
80 ml santan dari 1/4 butir kelapa
80 ml air daun suji dari 30 lembar daun suji
80 ml minyak goreng
135 gr gula pasir
1 tetes pewarna hijau
30 gr meses

cara:
1. Ayak terigu, BP dan SK. Sisihkan.
2. Aduk telur, santan, air suji dan minyak goreng. Tambahkan gula. Aduk hingga gula larut. Tambahkan pewarna hijau, aduk rata.
3. Tuang ke campuran tepung, aduk rata.
4. Tambahkan mese, aduk rata.
5. Tuang ke cetakan muffin kecil yang sudah dioles margarin. Kukus di atas api besar sampai matang, kurang lebih 20 menit.

Modifikasi yang aku lakukan:

1. karena ga ada daun suji sebanyak itu, santan yang kugunakan adalah campuran dari 50 ml santan instan dan 110 ml air. lalu aku kasih pasta pandan toffieco 1 sdt.

2. ga punya cetakan muffin satuan dan ga mungkin masukin cetakan muffin ke kukusan karena cetakan muffinku guede bener, jadi aku pake cetakan kue mangkok yang dari plastik itu.

3. meses aku tambahin jadi 40 gr.

4. mengaduk, gunakan whisker. jadi hasil adukannya muantab.

5. isi cetakan dengan adonan sampe penuh (spt bikin bolkus). hasilnya akan nyengir juga spt bolkus.

6. gunakan api besar, beda dengan bikin cake kukus. kemaren aku lupa dan pake api sedang. walhasil, kuenya ga nyengir tapi menjulang tinggi kayak monas.. hehehhehehe…

Original Recipe from Sedap

Posted by speciola at 04:12:12 | Permalink | Comments (3)

Marmer Cake Kukus

Nah.. yang satu ini rasanya unik.. Tapi hasilnya sungguh cantik.. Coba deh.. Pasti ngga akan nyesel… :)

bahan:
350 gr margarin
250 gr gula pasir
8 kuning telur
4 putih telur
350 gr terigu
25 gr maizena
1 sdt BP
75 ml susu cair
1 1/2 sdt pasta coklat
1/2 sdt pasta mocca

Cara:
1. kocok margarin dan gula sampai lembut.
2. tambahkan telur sambil dikocok rata
3. ayak terigu maizena dan BP.
4. tambahkan campuran terigu dan sebagian susu, aduk rata. begitu terus bergantian sampe semua sudah tercampur rata.
5. ambil 300 gr adonan, biarkan putih. sisanya dibagi 2 bagian. satu bagian diberikan pasta coklat, sisanya diberikan pasta mocca.
6. tuang adonan putih, moca dan coklat berselang seling ke loyang tulban yang sudah dioles margarin. buat gurata dengan tusuk sate hingga membentuk marble.
7. kukus 40 menit.

note: aku ga pake loyang tulbang, tapi pake loyang roti ukuran 9 x 18 cm.. jadi 2 loyang tuh…

Original Recipe from Sedap

Posted by speciola at 04:10:14 | Permalink | Comments (2)

Gurame Bakar

Ini resep guampang pisan.. selain dibakar dengan arang, bisa dipanggang di oven.. cuma manggangnya lumayan lama, +/- 45 s/d 60 menit.. :)))

Tapi rasanyaaaa.. muantaaabbb maaannnnn…!!!!

Bahan
1 ekor gurame ukuran 600 s/d 700 gr
4 sdm margarin/minyak goreng
3 buah jeruk limo, ambil airnya
5 s/d 7 sdm kecap manis sedang

Bumbu halus
10 siung bawang merah
1 sdm garam
1/2 sdt lada halus

Cara Buat:
1. Siangi ikan sampe bersih. Gurat2 di tiap sisinya. taruh di wadah yang cukup untuk si ikan.
2. Panaskan margarin/minyak goreng. Tumis bumbu halus hingga harum, tambahkan kecap manis. Aduk2 sebentar, angkat. Tambahkan air jeruk limo, aduk rata.
3. Siram bumbu kecap ke ikan, ratakan hingga kedua belah bagian ikan terkena bumbu, diamkan semalaman di kulkas.
4. 15 menit sebelum dibakar/dipanggang, keluarkan ikan dari kulkas. Bakar hingga matang.

Posted by speciola at 04:08:26 | Permalink | Comments (1) »

Wednesday, August 10, 2005

Mengukus Cake

Banyak orang bertanya-tanya tentang cara mengukus cake yang benar untuk mendapatkan hasil yang sempurna. Duh, jujur saja saya bingung menjawabnya. Tapi, saya berusaha membuat beberapa kesimpulan yang sedianya bisa berguna untuk semua… Seperti yang pernah disampaikan oleh salah satu sahabat saya, “karena kita semua punya cita-cita masuk surga…” :)

1. Pastikan air kukusan sudah mendidih dan menghasilkan banyak uap.

2. Lapisi tutup dandang dengan serbet, meskipun dandangnya sudah punya saluran untuk mengeluarkan uap air berlebih.

3. Ketika loyang dimasukkan ke dandang/kukusan, gunakan api sedang. Api besar ternyata berpengaruh terhadap hasil akhir dari cake kukus lhooo. Yang penting, apinya sudah cukup untuk mempertahankan air kukusan tetep mendidih dan menghasilkan uap yang cukup banyak.

4. Lapisi loyang dengan kertas roti atau parchment paper.

5. Khusus untuk bolkus dan muffin, gunakan api besar.

6. Jika mengukus cake dengan cara berlapis, tiap lapisan cukup dikukus selama 5 s/d 10 menit sebelum memasukkan lapisan berikutnya. Setelah adonan habis, selesaikan dengan mengukusnya selama 15 s/d 20 menit.

7. Sedangkan jika seluruh adonan dikukus sekaligus, 40 menit adalah waktu yang cukup untuk mengukusnya.

Posted by speciola at 02:38:46 | Permalink | No Comments »

Monday, August 8, 2005

Jadi TRAINER, sapa takut..????!!!!!

Pagi smuaaaaa….

hmmmm.. mau cerita dulu yaaa…

kemaren kebetulan aku diminta untuk ngasih demo masak di acara arisan ibu2 di kompleks.. padahal paginya aku ngurusin catering… welaadalaaahhh… cape juga jek..!!! :D

Tapi seneng lho…

Kemarin siang, setelah urusan catering selesai dan aku selesai luluran juga (cieeee.. biar jadi tukang masak, cantik itu perlu lhooo…), lepas dzuhur aku beres2 buat ngasih demo.. semua peralatan dan bahan aku siapin.. materi demo dah diperbanyak miswa… judule aku ngasih demo amris.. tapiiii.. setelah bertukar pendapat dengan mba fatma (tengkyu mba), dimodifikasilah si amris ini…

buat contoh, amris untuk diisi dari rumah.. ada modifikasi isi karena kebetulan aku keabisan smoked beef, jadilah aku ganti dengan irisan bakso udang… isian lain ada mayones plus SCC.. isian lainnya ada salad buah dgn saus mayo plus pindakas.. dah siap deh tuh.. jam 4 aku berangkat ke lokasi acara dibantu 2 orang asisten (BS ama JIHAN.. hehehhe…)

sampe diacara, aku ngasih demo.. pembukaan pake cerita dulu sikit tentang keberadaan NCC.. waahhh.. pada minat, cuma sayangnya banyak yang ga ngerti gimana cara berinternet ria..hihihihiihi…

adonan aku bikin spt biasa.. bikin contohnya beberapa buah.. sisa adonan aku kasi pasta coklat BF toffieco.. trus bikin dadar warna coklat.. cakep2.. ada yang bulat dan persegi (wajan persegi bole minjem mba fat..hehehhe..thanks again mba…)

ibu2 pada takjub.. ngeliat alat2 “canggih” yang kupake.. trus.. untuk isi, aku ga pake isian amris.. aku bilang.. “ibu2.. kalo ga mau makan goreng2an karena takut gemuk, ga usah kawatir… kulit ini sbetulnya dah bisa dimakan.. karena rasanya udah dijamin enak.. sehat lho untuk sarapan anak2.. palagi kalo anaknya males minum susu…” :D

dadar bulat coklat aku bikin contong, tengahnya aku kasih vla (bikin yg instan pake rexa vla).. trus, kasi ceri yang ada tangkainya biar cakep… plok.. plok.. plok… ibu2 tepuk tangan.. kereeennn, kata mereka…

ada juga yang aku semprot selai strawbery dan ditabur meses… macem2 deh… trus, blom kelar, ada anak temen (namanya farid) yang bilang.. “tante, aku minta satu boleh yaaa..” aku kasih yg coklat.. begitu abis.. dia balik lagi, minta lagi.. sampe 4 kale.. yg ada ibu2 pada protes… hahahhahaha… tapi aku belain donk.. “tuh kan bu… anak2 pada suka… jadi sekarang ibu2 punya alternatif untuk bikin sarapan yaaa…” :D

nahhh… acara selingan untuk arisan itu berakhir pas magrib berkumandang.. semua puas dan senang.. dapet ilmu n kue gratisan… sbl pulang, si farid nanya lagi, “tante rumahnya dimana sih..?? aku bole main ga..???”

huaaaahahahahhahahahaha… ibu2 pada ngakak, n farid tersenyum sapu.. :p~

itu cerita heboh hari ini… well, 1 langkah lagi ke depan… bentar lagi dah bisa buka NCC cabang Tangerang - Banten… *iya kan mba fat..??!* :))

salam coklat,

*sukses itu ga akan datang dengan sendirinya, tapi harus diperjuangkan…*

Posted by speciola at 07:47:22 | Permalink | No Comments »

Tuesday, July 26, 2005

Bandung Bakery Fair 2005

Selamat pagi semuaaaaa..

Jumpa lagi dengan reporter NCC yang cantik jelita di pagi yang cerah ini.. hehehhehehe…

Sesuai rencana, weekend kemaren dakuw menghadiri Bandung Bakers Fair yang diadakan di Cihampelas Walk.

Sampe bdg hari jumat jam 7.30, sarapan di “tempat kencan” gue ama miswa trus mampir ke inixindo.. biasaaaa… temu kangen ama temen2 disana.. baru deh ke hotel.. bersih2, ganti baju lsg ke ciwalk…

Sampe sana, aku lsg ke lokasi acara.. ihhhhh… ternyataaaa.. ga segebyar yang aku harapkan (soale, promonya oke banget kan tuhh)..

Disana, ga lebih dari “jualan dan promosi” kue/roti/cookies dari berbagai bakery yang ada di bandung.. yang namanya demo n kursus cuma dikasi sama PD. Kijang Mas, yang notabene emang fotokopiannya rossy, ani, dkk yang kerjasama dengan TULIP chocolate..

Seru sih.. aku ngobrol banyak sama bakers2 dari kijang mas ini. Ada pak Asep Lukman Hakim, yang jago chocolate decorating n modelling.. ada pak Jaka yang plg lama ngobrol ama gue ngebahas tentang tepung2 impor yang mereka supply.. bayangin aja.. mereka jual tepung Rye dan tepung2 lainnnya yang biasanya dipake untuk bikin roti2 eropa.. hihihiihihi… ama miswa gw lsg disuruh beli tepung Rye karena dia kangen ama roti eropa yang rada alot kayak karet itu.. :p~

Asiknya, mereka welcome banget.. dan bersedia diundang oleh NCC kalo emang minat di chocolate modelling ini.. hehehhehe… tentunya bayar yeee… di kijang mas, ada chocolate modelling yang dijual per pak kecil.. bentuknya spt lilin dan bisa dibentuk apa aja.. hmmm.. agak2 mirip plastic icing sehh.. tapi ga sama..

Trus, ada orang2 dari becarino bakery yang welcome juga.. malah katanya.. kalo emang NCC niatan tour ke bandung, mereka mau ngasih demo di toko mereka.. hueueuueuhehueue.. asik kannn…

Aku juga sempat kenalan dengan para supplier untuk bakery n pastry product.. salah satunya orang jakarta.. dia bilang, “ibu, kalo emang mau pesan dalam jumlah besar, tinggal telpon saya aja.. atau kalau club ibu butuh hal2 lainnya, saya siap bantu..” huaaaaa… gueeerrrrr gueeee…

Satu2nya yang aku sesalkan adalah, aku ga punya KARTU NAMA NCC…!!! so, aku kasih aja kartu nama Jasmine-ku.. beberapa bakers nyimpen no HP aku di hape mereka..

Trus, sempet juga kenalan dengan beberapa ibu2 yang jadi pengunjung.. rupanya, obrolan gue ama pak Jaka udah diperhatiin banget ama mereka.. dan mereka nanya, mba punya sekola masak..?? aku cuma senyum dan bilang, kalo aku dan temen2ku dari NCC emang suka ngasih Demo.. hihihiihihi.. trus dia nanya, “dimana?” aku jawab di jakarta.. trus ibu yang satunya nyeletuk, “ada temennya ga di bandung yang suka ngasih demo/kursus gitu?” aku bilang.. waaahhhh… temen disini banyak bu.. cuma yang mau ngasih kursus atau demo, saya harus confirm dulu ke mereka.. soale, mereka emang blom pernah ngasih kursus yaaa… trus, mereka kecewa buanget lhoo… hmmm.. aku koq yaa jadi kepikiran kalo sekali2 ngasih demo di bandung mungkin rame kali yaaa.. tentunya kerjasama dengan beberapa perusahaan.. (wahai dewan pengurus, gue jgn dilempar centhong.. ini cuma ide selewatan doank yeee… :D)

Hikmahnya adalah, ini peluang bagus untuk temen2 NCC Bandung.. mulai coba2 deh ngasih demo or kursus ama sodara or temen2 sendiri disana.. ;-)

Aku juga sempet ngobrol ama ibu Theresia pemilik bakery prima rasa.. ihhh… orangnya cuantikkk.. langsing bin singset… hehehhehe… tapi, itu kue2nyaa.. muantab bo.. gue doyan ama mocca cakenyaa.. hmmmm.. harum kopinyaaaa.. chocolatenyaaa.. hmmmmmm…

Nahhh… aku juga nengokin semua dagangan yang ada.. ihhh.. gemes deh ngeliat kemasannya.. kreatif pisan euyy.. cantik2… lucu2.. bagus2… meski sederhana… aku sih seneng banget ama produknya prima rasa, becarino n ina cookies.. enak2 jek..!!!

Rata2 peserta fair itu ramah n enak diajak ngobrol.. taapiiii… ada satu yang tidak sodara2ku.. yaitu orang dari Lili Pattiseri, namanya Pak Sanno.. yang punya bakery sebetulnya sang istri yang cuantik jelita.. tapi baker-nya si Pak Sanno ini.. orangnya judes.. padahal laki coy.. belagu abis.. kesannya dia orang paling jago sedunia.. (gue plg sebel nie ama orang yang kaya begini.. masih ada langit diatas langit, jek..!!!)

Dia bilang kalo dia ga mau ngasih demo karena dia masih terikat ama kraft.. gue kesel, lsg gue bilang.. waahhh.. kami ini kerjasama ama unilever lho pak.. sama BBC juga.. malah pak yongki aja mau ngasih demo gratis untuk kami karena anggota kami banyak… (dengan gaya ga kalah jutek donk gue) mukanya lsg merah padam.. huh..!!! rasain lhooo.. gue disuruh nyoba produk dia.. hmmm.. enak tapi standar.. (ini penilaian obyektif lho..) trus, ada produk barunya yg dikasih nama “pizza cake”.. begitu gue cobain.. yaaaaaeelaaaaaaa.. cuma sponge cake 1 cm dikasi toping pizza doank coyyyy…

Eniwei, gue ga sempet liat acara hari sabtu n minggu karena harus survey vila di lembang.. so, cuma sampe segitu aja laporannya.. tapi, Atiek tersayang janji mau ke lokasi acara hari minggunya karena pak Asep mau ngasih demo gratis cara bikin roti…

Sekian reporter NCC melaporkan dari Bandung Bakers Fair, bandung… :D

Posted by speciola at 03:07:52 | Permalink | Comments (6)